pilihan

Dua bintang dalam pelupuk mata
Dua mata tak kuasa menutupnya
Satu hati tak terpikirkan untuk berlari
Mengejar dua bunga seakan berlari
Terenggah-engah dalam sengalnya nafasku
Terputus jantung dalam detak yang tak menentu
Aku harus berhenti
Dalam mimpi semu ini
Pagi bel masuk sekolah, 7.12, 23 Mei 2009
Terawan Estate, Kalteng

Posted on June 2, 2011, in taman puisi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: