Speak up now !!!!!!!!

Berawal dari ngobrol-ngobrol bareng sambil goreng singkong, telo bahasa Jawanya, kunjui bahasa  Banjarnya, sampe bahasa Sundanya, Cassava bahasa Inggrisnya. Kenapa aku sebut sebut  bahasa daerahnya, karena yang terlibat dalam obrolan ada orang Jawa, Sunda, Banjar dan Dayak. Sementara Inggris adalah topik yang akan kita bahas. Obrolan pun berlanjut di malam yang kedua, sambil bakar ayam kampung, ditemani sambel kualitas wahid ala Sumedang, dan lalapan terong dan kacang panjang yang menyegarkan.

Malam unforgettable moment, begitulah kata temanku, berkumpul meninggalkan statusnya masing-masing, ditambah romantisnya lampu listrik yang mati ada beberapa hal yang kita peroleh dari acara kumpul-kumpul tersebut. Ternyata dibalik acara itu muncul bakat-bakat terpendam, kayak Kang Iman yang ternyata jago membuat sambal, sekali ndulit atau colek atau ngarutis semakin ketagihan. Atau racikan bumbu ayam bakar ala Kulon Progo, ayam Bakar dab Ican ini lumayan, walau harus bolak-balik meminta petuah dari sang bunda via telpon. Lain lagi penyajian ala Mr. Rei, awak Padang ini menata sedemikian rupa sajian malam itu ala masakan Padang yang mendunia itu. Lha aku sendiri perannya apa? Yah paling tidak lalapan itu hasil kerja tangan-tanganku yang terlalu pas-pasan untuk sebuah tema masakan.

Adalah Mr. Mikael Onny Setiawan, manager  CSR dari Jakarta yang membumi bersama kami. Ia dulu dulu seorang pengajar les bahasa Inggris di beberapa perusahaan. Tercatat Telkom, dan perusahaan asing  milik Perancis, Inggris di Balikpapan mengunakan jasanya, tentunya dengan salary yang besar. Kemudian dia pindah ke Jakarta dan menjadi wartawan Jakarta Post, lama berkecimpung di dunia media massa berbahasa Inggris, ia pun berlabuh di perusahaan Agro Harapan lestari sebagai manager CSR.

Berawal dari ceritaku tentang keinginan dari teman-teman untuk bisa belajar berbahasa Inggris, ia langsung merespon apa yang aku utarakan.” Asal dari kalian serius saya akan siap membantu”, begitu kata beliau. Ok, kalau begitu kita ada akan menyisihkan waktu istirahat kita, setiap hari mulai jam 13.45 sampai 14.00, kita akan melakukan video conference, tetapi karena terkendala dengan fasilitas kita gunakan dulu speaker on di handphone kita. Are you ready Mr Agus ? Siap komandan, kapan lagi belajar dengan pengajar hebat macam beliau dan gratis lagi….hehehehe

Jadi mulai hari ini kita diwajibkan speak up, di ajak untuk membuka mulut untuk ngoblol pakai bahasa Inggris. Walaupun pas-pasan dengan inggris yang malu-maluin, yah cuek aja, yang penting sedikit demi sedikit. I can speak Engglish, man!!!!!!!!!!

Posted on June 13, 2011, in social-culture. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: